Rabu, 04 April 2012

KARYA TULIS TENTANG PISANG

BAB 1
Pendahuluan

A.    Latar Belakang
Dikala zaman modernisasi saat ini, banyak orang yang beralih ke bidang Industri, di karenakan mendapatkan laba atau keuntungan yang bisa dibilang besar, padahal kalau di resapi, industri banyak nilai negatifnya yang dapat merugikan lingkungan hidup maupun kelangsungan hidup pada manusia. Ada usaha yang lebih menarik bersifat menghibur dan tidak begitu bahkan tidak merugikan lingkungan hidup, karena banyak sisi positifnya yaitu menanam dengan dengan usaha Perkebunan Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk..
Di katakan menghibur karena di samping bisa mengisi waktu, juga bisa mengingat pada zaman dulu, bagaimana rasanya mencangkul, dan berkeringat sampai menyerupai mandi. Dan dikatakan tidak merugikan lingkungan hidup, karena justru kita merawat lingkungan hidup, di mana kita melakukan penanaman yang baik bagi lingkungan hidup.
Berkebun identik dengan menanam, metode menanam itu cocok sekali dengan wilayah yang agraris, hal itu juga bermanfaat bagi manusia dan kalau bisa mengembangkan dan mengelola dengan baik bisa menghasilkan nilai ekonomis, meskipun tidak seberapa di banding pada bidang industri. Sehubung dengan hal tersebut, dalam hal ini akan dibahas tentang keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk.

B.    Perumusan Masalah
a.    Bagaimana berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk yang benar?
b.    Apakah keuntungan dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk?
c.    Apakah kendala-kendala dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk?

C.    Tujuan Penulisan
Penulisan karya ilmiah dengan judul “Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk” di susun dengan tujuan :
a.    Menerapkan pengetahuan dan teori ekonomi pada jenis usaha Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk.
b.    Untuk meningkatkan pemahaman penulis pada jenis usaha Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk.
c.    Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Ilmu Pengetahuan Alam.

D.    Metode Penelitian
Karya ilmiah yang berjudul “Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit” menggunakan metode penelitian model study pustaka dan pengamatan langsung pada obyek penelitian.

E.    Sistematika
Karya ilmiah berjudul “Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk” menggunakan sistematika sebagai berikut.

BAB I    Pendahuluan
a.    Latar Belakang
b.    Rumusan Masalah
c.    Tujuan Penulisan
d.    Metode Penulisan
e.    Sistematika

BAB II    Kajian Pustaka
a.    Keuntungan
b.    Berkebun
c.    Pohon pisang jenis pipit
d.    Pohon pisang jenis kluthuk

BAB III    Keuntungan Berkebun pada Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk
a.    Cara berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk yang benar
b.    keuntungan dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk
c.    kendala-kendala dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk
    BAB IV      Penutup
a.    Simpulan
b.    Saran

BAB II
Kajian Pustaka
A.    Keuntungan
Sesuatu keadaan yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Mahakuasa bagi perjalanan hidup seseorang, mujur atau mendapat suatu laba. Untung biasanya apabila pendapatan lebih besar dari pengeluaran.
Apabila modal akhir terganti atau dapat di kembalikan ataupun dapat lebih dari modal awal pada suatu usaha yang di jalani, maka orang yang mengadakan usaha tersebut mendapat keuntungan.
Jadi dapat di simpulkan :
Hasil Akhir > Dari pada modal awal => Untung
B.    Berkebun
Berkebun dari kata Kebun, kebun merupakan suatu tempat atau lahan pada usaha perkebunan. Berkebun identik dengan kegiatan bertanam. Yaitu suatu kegiatan menanam suatu tanaman pada dataran tanah.
C.    Pohon Pisang Pipit
Pohon adalah batang, tumbuh-tumbuhan yang besar, sedangkan pisang adalah mempunyai arti suatu nama pohon dan sekaligus buahnya. dan Pipit merupakan nama pisangnya tersebut.
D. Pohon Pisang Kluthuk
Pohon adalah batang, tumbuh-tumbuhan yang besar, sedangkan pisang adalah mempunyai arti suatu nama pohon dan sekaligus buahnya. dan Kluthuk merupakan nama pisangnya tersebut.

BAB III
PEMBAHASAN

A.    Cara berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk yang benar
Sejarah singkatnya, Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar),  Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan gedang.
1.    Syarat Tumbuh :
Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis. Pada kondisi tanpa air, pisang masih tetap tumbuh karena air disuplai dari batangnya yang berair tetapi produksinya tidak dapat diharapkan. Tanaman pisang dapat tumbuh subur di daerah yang mempunyai ketinggian tidak lebih dari 1000 meter diatas permukaan air laut. Tanah yang cocok adalah tanah kaya humus. Tetapi jika terpaksa dapat juga ditanam ditanah kapur. Sedangkan iklim yang paling cocok adalah iklim tropis. Tanaman pisang banyak memerlukan sinar matahari, namun tanaman pisang juga tidak tahan kekeringan. Sebaliknya, juga tidak tahan air yang berlebihan. Angin dengan kecepatan tinggi seperti angin kumbang dapat merusak daun dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
2.    Pembibitan
Untuk mendapat tanaman pisang yang sehat serta buahnya besar-besar, kita perlu mempersiapkan bibit secara cermat. Ciri-ciri bibit yang baik adalah tinggi anaknya sekitar satu sanpai satu setengah meter, berumur empat sampai enam bulan, diambil dari pohon yang telah atau sedang berbuah, daunnya tidak terlalu lebar, dan tidak terserang penyakit. Anakan yang tingginya kurang dari satu meter pun dapat dipergunakan sebagai bibit, tetapi mempunyai kelemahan, yakni terlalu lama berbuah.
    Pisang diperbanyak dengan cara vegetatif berupa tunas-tunas (anakan).
a.    Persyaratan Bibit
Tinggi anakan yang dijadikan bibit adalah 1-1,5 m dengan lebar potongan umbi 15-20 cm.  Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat. Tinggi bibit akan berpengaruh terhadap produksi pisang (jumlah sisir dalam tiap tandan). Bibit anakan ada dua jenis,  anakan muda dan dewasa.  Anakan dewasa lebih baik digunakan karena sudah mempunyai bakal bunga dan persediaan makanan di dalam bonggol sudah banyak. Penggunaan bibit yang berbentuk tombak (daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit) lebih diutamakan daripada bibit dengan daun yang lebar.
b.    Penyiapan Benih
Bibit dapat dibeli dari daerah/tempat lain atau disediakan di kebun sendiri. Tanaman untuk bibit ditanam dengan jarak tanam agak rapat sekitar 2 x 2 m. Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7-9. Untuk menghindari terlalu banyaknya jumlah tunas anakan, dilakukan pemotongan/penjarangan tunas.
3.    Pengolahan Media Tanam
a.    Pembukaan Lahan
Pemilihan lahan harus mempertimbangkan aspek iklim, prasarana ekonomi dan letak pasar/industri pengolahan pisang, juga harus diperhatikan segi keamanan sosial. Untuk membuka lahan perkebunan pisang, dilakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak, penggemburan tanah yang masih padat; pembuatan sengkedan dan pembuatan saluran pengeluaran air.
b.    Pembentukan Sengkedan
Bagian tanah yang miring perlu disengked (dibuat teras). Lebar sengkedan tergantung dari derajat kemiringan lahan. Lambung sengkedan ditahan dengan rerumputan atau batu-batuan jika tersedia. Dianjurkan untuk menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan yang berfungsi sebagai penahan erosi, pemasuk unsur hara N dan juga penahan angin.
c.    Pembuatan Saluran Pembuangan Air
Saluran ini harus dibuat pada lahan dengan kemiringan kecil dan tanah-tanah datar. Di atas landasan dan sisi saluran ditanam rumput untuk menghindari erosi dari landasan saluran itu sendiri.
4.    Penanaman
Sebulan sebelum penanaman, dasar lubang kita timbun menggunakan tanah galian. Tanah galian lapisan bawah dimasukkan terlebih dahulu, kemudian tanah lapisan atas dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 8-10 kg untuk setiap lubang berukuran 60x60x60 cm3 atau Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm atau 40 x40 x 40 cm untuk tanah-tanah gembur. Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
 Langkah penanamannya adalah sebagai berikut :
a.    Lubang tanam yang telah ditimbun kembali dengan tanah dicampur pupuk itu dikuak menggunakan cangkul dengan kedalaman sekitar 25 cm atau disesuaikan besar kecilnya bonggil bibit yang ditanam.
b.    Bibit pisang dimasukkan kedalam kuakan tersebut. Perhatikan kedalaman kuakan. Diusahakan agar bonggolnya tertanam penuh, kira-kira 5 cm dibawah permukaan tanah.
c.    Jika tanahnya terlalu kering, siramlah dengan iar secukupnya.
d.    Usahakan bibit dalam keadaan tegak, kemudian tanah disekitar bibit dipadatkan dengan jalan diinjak-injak.
Penanamannya dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama, seluruh bonggol ditanam didalam lubang yang telah dicampur pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Setelah sekitar bulan, anakan yang tidak diperlukan segera diambil dingan hati-hatimenggunakan cangkul atau linggis agar tidak merusak bibit yang akan dipertahankan hidup. Cara kedua, yaitu dengan memotong-motong bonggol calon bibit. Potongan-potongan lalu disemaikan seperti tanah diuraikan pada cara pembibitan.
Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September-Oktober). Sebelum tanam lubang diberi pupuk organik seperti pupuk kandang/kompos sebanyak 15– 20 kg. Pemupukan organik sangat berpengaruh terhadap kualitas rasa buah.
5.    Perawatan Tanaman Pisang
Tanaman pisang tergolong tanaman yang tidak manja. Artinya, tidak memerlukan perawatan khusus. Setiap induk pohon pisang, sebelum buahnya masak biasanya sudah mempunyai beberapa anakan. Kira-kira dua bulan setelah anakan pertama muncul, kemudian disusul anakan kedua, disusul lagi anakan ketiga, dan seterusnya sampai anakan-anakan itu berjejal.
Apabila rumpun pisang sudah berumur tahun, sebaiknya diremajakan kembali dengan jalan membongkar rumpun. Kemudian membuat lubang baru dan menanam ulang menggunakan bibit terpilih yang sehat dari rumpun lama.
Pelepah Pisang harus di bersihkan, Pelepah pisang dibagian bawah lama-lama akan menguning lalu kering. Agar tampak bersih dan tidak mengganggu anakan dibawahnya, daun-daun yang mongering itu perlu segera disingkirkan. Apabila bunga (jantung pisang) terserang ulat, tetapi tidak disemprot menggunakan insektisida, akibatnya kulit pisang itu nanti tidak mulus (berbintik-bintik hitam). Berikutnya jika jantung pisang dibawah buah terakhir tidak dipotong, akibatnya akan menghambat pertumbuhan buah.
6.    Memanen Pohon Pisang
Dari segi umur, ada beberapa jenis pisang, buahnya dapat dipetik sekitar 10 sampai 11 bulan setelah ditanam menggunakan anakan berumur sekitar enam bulan. Tetapi ada juga jenis-jenis pisang, seperti ambon, baru dapat dipetik buahnya antara 13 sampai 14 bulan  sesudah anakan yang berumur enam bulan ditanam.
Untuk mempercepat menguningnya buah dapat  dipergunakan pengomposan dan peragian. Pengomposan dan peragian mengakibatkan pisang tidak tahan lama disimpan. Rasa dan aromanya sedikit berbeda disbanding pisang yang masak secara alami.
B. Keuntungan dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk
Perhitungan Harga di Pasaran pada Pisang Pipit dan Pisang Kluthuk
Pada pohon Pisang Pipit, 1 Pohon Pisang bias menghasilkan 1 Punggul Pisang, Sedangkan 1 punggul Pohon Pisang menghasilkan sekitar 5 Lirang. Harga pada 1 Lirang adalah berkisar Rp. 6000, jadi 6000 X 5 adalah 30000. Itupun baru 1 Pohon. Dan Pohon Pisang yang telah di panen mayoritas terdapat anakan yang bisa di jadikan sebagai benih intuk penanaman kembali.
Pada Pohon Pisang Kluthuk Buahnya juga bermanfaat, tetapi yang paling dominant di gunakan adalah Daunnya. Daunnya bisa di gunakan sebagai wadah, di antaranya adalah makanan, di samping daunnya tebal, juga ada rasa yang berbeda saat menggunakannya di banding menggunakan yang lainnya.
Pohon Pisang berbuah sekitar 9-10 bulan, di kebun Milik Bapak Rasyidi terdapat kurang lebih 25 Pohon, 21 Pisang Pipit dan 4 Pisang Kluthuk. Sesudah hasil, tidak pasti untuk di jual, ada yang untuk di manfaatkan sendiri, bahkan mayoritas untuk di makan sekeluarga. Untuk itu tujuan untuk berkebun Pohon Pisang menurut Bapak Rasyidi di perkebunannya adalah jarang untuk di jual melainkan untuk menghibur bahkan mengisi waktu.
Adakalanya di jual. apabila waktu panen kira-kira dapat di hitung :
Setiap Punggul ada 5 Lirang Pisang, sedangkan perkebunannya ada 25 Pisang.
Pada Pisang Pipit :
5 X 25 =125
125 X 6000 =750000
3 lainnya adalah Pisang Kluthuk yang jarang di jual.
Hal tersebut sangat menguntungkan, di samping di buat hiburan juga menghasilkan nilai ekonomis, karena pembibitan Pohon Pisang tidak terlalu membutuhkan biaya yang begitu mahal, hanya menggunakan pembibitan anakan atau tunas-tunas yang di hasilkan oleh Pohon Pisang sebelumnya.
C.    Kendala-kendala dalam berkebun pada pohon pisang jenis pipit dan kluthuk
Pisang tidak dapat berbuah dengan baik jika  Pisang tersebut mengalami masalah, diantara masalah yang menyebabkan pisang tidak dapat berbuah dengan baik adalah hama dan penyakit pohon pisang.
Jenis dan penyakit yang sering menyerang pohon pisang, antara lain sebagai berikut :
1.   Daun pisang
a.   Ulat Daun (Erionota Thrax)
b.   Uret dari Jenis Kumbang (Cosmopolites Sordidus)
2.   Penyakit Tanaman Pisang
a.   Penyakit Bintik Daun
b.   Penyakit Cendawan oleh Cendawan Jenis Fusarium
c.   Penyakit Layu
d.   Penyakit Darah
Masalah yang lainnya yaitu apabila ada objek yang memanfaatkannya, antara lain adalah Tikus, codot dan lain-lain.

BAB IV
PENUTUP
A.    Simpulan
        Dikala zaman modernisasi saat ini, banyak orang yang beralih ke bidang Industri, di karenakan mendapatkan laba atau keuntungan yang bisa dibilang besar, padahal kalau di resapi, industri banyak nilai negatifnya yang dapat merugikan lingkungan hidup maupun kelangsungan hidup pada manusia. Ada usaha yang lebih menarik bersifat menghibur dan tidak begitu bahkan tidak merugikan lingkungan hidup, karena banyak sisi positifnya yaitu menanam dengan dengan usaha Perkebunan Pohon Pisang Jenis Pipit dan Kluthuk di Desa Wates Milik Bapak Rasyidi.
        Berkebun dari kata Kebun, kebun merupakan suatu tempat atau lahan pada usaha perkebunan. Berkebun identik dengan kegiatan bertanam. Yaitu suatu kegiatan menanam suatu tanaman pada dataran tanah.
        Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar),  Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan gedang. Tumbuhnya mayoritas di iklim yang tropis basah, masa panennya antara 9-10 bulan.
B. Saran
    Karya Ilmiah yang berjudul ” keuntungan Usaha Perkebunan Pisang Pipit dan Pisang Kluthuk” masih banyak hal yang belum di bahas secara tuntas, . Oleh karena itu penulis berharap pada waktu yang akan datang penulis lain yang meneliti keuntungan Usaha Perkebunan Pisang Pipit dan Pisang Kluthuk.
        Penulis berharap Karya Ilmiah ini dapat di manfaatkan oleh pembaca sebagai refrensi dalam memahami hal yang berkaitan dengan judul keuntungan Usaha Perkebunan Pisang Pipit dan Pisang Kluthuk.
    Karya Ilmiah ini masih perlu di tindak lanjuti dan kemungkinan ada hal yang perlu di tambahkan atau di perbaiki, sehingga penulis berharap masukan, kritik, saran dari pembaca

DAFTAR PUSTAKA

http://geocities.com/pembibitan-pisang
http://goole//pisang-kluthuk
http://geocities.com/pipit-jenis pisang



ISI KARYA TULIS

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Lalulintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia tahun 1945. Semua peraturan yang  mengikat, seolah membatasi kita dalam berekspresi maupun bertindak di luar nalar seseorang. Sebagai pengguna jalan yang setiap harinya berinteraksi dengan keadaan keramaian berlalu lintas, berbagai kejadian-kejadian sudah kerap kita alami. Kena tilang Polisi akibat tidak memakai helm, ketidak lengkapan administrasi seperti SIM dan STNK, melewati jalur yang salah atau menerobos lampu merah seakan menjadi permasalahan yang tidak asing lagi bagi kita. Semua itu adalah sebagian contoh kecil dari hingar bingar kejadian berlalu lintas yang kian hari kian sulit diatasi.  Menurut UU No 22 Tahun 2004, Kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan adalah suatu keadaan berlalu lintas dan penggunaan angkutan yang bebas dari hambatan dan kemacetan di jalan lalu lintas dan angkutan jalan diselenggarakan dengan tujuan:
a. Terwujudnya pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang aman, selamat, tertib,  lancar, dan terpadu dengan modal angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional, memajukan kesejahteraan umum, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi martabat bangsa;
b. Terwujudnya etika berlalulintas dan budaya bangsa;
c. Terwujudnya penegakan hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat. Terwujudnya ketertiban berlalu lintas membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.


1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dari latar belakang tersebut maka yang menjadi pokok permasalahan dalam Karya Tulis ini adalah:
    Bagaimana para pelaku berSMS sambil berkendara?
    Alasan apa yang digunakan para pelaku dalam berSMS sambil berkendara ?
    Apa solusi  dari berbagai pihak untuk mengatasi hal demikian?

1.3 Manfaat Penulisan

Manfaat dalam penulisan Karya Tulis yang berjudul “Tren BerSMS Sambil Berkendara” ini adalah mengetahui alasan dan bagaimana para pengendara kendaraan dalam melakukan SMS sambil berkendara. Dapat mengetaahui alasan alasan apa sajakah yang digunakan para pelaku dalam menge ndarai sambil berSMS. Dan dapat mengetahui solusi yang dilakukan berbagai pihak dalam mengatasi masalah demikian.

1.4 Metode Penulisan

Karya ilmiah yang berjudul “Tren BerSMS Sambil Berkendara” menggunakan metode penelitian model study pustaka dan pengamatan langsung pada obyek penelitian.

1.5 Sistematika

Karya ilmiah berjudul “Tren BerSMS Sambil Berkendara” menggunakan sistematika sebagai berikut.
BAB I    Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Manfaat Penulisan
1.4 Metode Penulisan
1.5 Sistematika
BAB II  Pembahasan
BAB III Pemecahan Masalah
BAB IV Penutup
4.1 Simpulan
4.2 Saran
   
BAB II
PEMBAHASAN

Akhir-akhir ini kecelakaan lalulintas intensitasnya meningkat dikalangan masyarakat pada umumnya. Kecelakaan lalulintas ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor yang mendominasi dari berbagai kecelakaan di jalan yakni kesalahan manusia itu sendiri yang biasa  kita sebut sebagai Human Error. Kejadian tidak dipakai sebagai bahan instropeksi diri para pengendara malah sebaliknya, kasus kecelakaan yang disebabkan berbagai alasan menjadi kian merajalela. Salah satu hal yang menjadi faktor kecelakaan tersebut adalah keinginan pengendara yang berkomunikasi sambil berkendara. Teknologi berkirim pesan singkat atau kita lebih mengenalnya dengan SMS, nampaknya menjadi masalah yang cukup serius akhir-akhir ini dalam permasalahan berlalu lintas. Kaitannya dengan kemarakan kecelakaan lalu lintas yakni banyaknya pengendara atau pengguna jalan berkendara sambil berSMS an. Konsentrasi dalam berkendara seakan berkurang saat proses kirim dan menerima pesan sedang berlangsung. Namun anehnya beberapa pengendara seakan mempunyai kelebihan dalam mengkoordinasi kemampuan dalam berkendara maupun berSMS an di jalan. Hal ini seolah berbanding terbalik dengan keamanan berlalu lintas di Jalan Raya yang telah diatur dalam UU no 22 tahun 2004. Di UU no 22 tahun 2004 di sebutkan bahwa, Keamanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah suatu keadaan terbebasnya setiap orang, barang, dan/atau.Kendaraan dari gangguan perbuatan melawan hukum, dan/atau rasa takut dalam berlalu lintas. Faktanya, keamanan berlalulintas akibat berkendara sambil berSMS an yakni keadaan terbebasnya setiap dalam berkendara melawan hukum dan menyebabkan rasa takut dalam berlalu lintas kepada pengendara yang lain akibat meningkatnya tingkah pengendara yang berkomunikasi dalam mengendara. Seakan hal ini menjadikan kebutuhan pentingnya berkomunikasi dan  mencapai tempat tujuan menjadi hal yang tidak seimbang lagi. Berkomunikasi dua arah menjadikan hal yang lebih penting daripada menjaga keselamatan antar sesama pengendara. Fenomena mengendarai motor sambil berSMS sudah mulai terlihat gejalanya dalam 3 tahun terakhir. Gejala ini kian mewabah dikalangan pengendara dan pengguna jalan. Mereka seakan tidak memperdulikan hal yang terjadi akibat perbuatan yang mereka lakukan. Awalnya kita hanya melihat beberapa pengendara saja yang punya “kelebihan” hebat ini, namun akhir-akhir ini semakin banyak pengemudi kendaraan (Motor dan Mobil) yang bisa atau mahir  berSMS sambil mengendarai kendarannya. Sepertinya gaya ini sedang menjadi tren baru dari kota hingga desa di negara ini. Tren seperti ini nampaknya menjadi catatan penting bagi kepolisian Indonesia khususnya bidang lalulintas. Kepolisian seharusnya menindak tegas kejadian yang sudah menjadi pemandangan yang tak asing lagi bagi para pengguna jalan menyaksikan pengendara motor yang berlalu lalang sambil menenteng handphone dan melakukan aktivitas komunikasi dengan lawan komunikasinya. 
Jika dipandang dari segi kesehatan, berSMS juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Contohnya saja, kita mengetik SMS membuat jari pegal, mata cepat merah dan pandangan kabur. Tidak hanya itu saja, kebiasan berSMS juga menurunkan daya konsentrasi dalam berbagai aktivitas. Efek-efek tersebut kian berbahaya jika dilakukan berulang kali dan dalam posisi berkendara. Alangkah naasnya nasib para pengendara jika hal-hal tersebut mengancam jiwa mereka di jalan raya. Apa yang membuat pengendara kendaraan melakukan SMS atau Telepon sambil menjalankan kendaraannya, berikut ini dapat dilihat klasifikasi pelaku tersebut dan penyebabnya sebagai berikut :
1.    Pelaku SMS dan Telepon sambil mengendarai motor pada umumnya adalah anak sekolah setara SMP hingga pekerja yang masih produktif.
2.    Latar belakang pengguna cara unik seperti itu adalah memiliki tingkat kepercayaan diri  yang teramat tinggi atau over convidence.
3.    Di dalam berinteraksi dalam keluarga dan bersosialisasi dalam masyarakat mereka pada umumnya sulit menerima gagasan atau masukan bahkan nasihat orang lain. Mereka masuk katagori Egois.
4.    Pelaku pada umumnya tidak mengurusi hal-hal yang teramat urgent dan tidak produktif dalam penilaian secara umum.
5.    Banyak peristiwa naas terjadi karena pelaku menganggap enteng dengan kondisi lalulintas dan tidak perlu mengutamakan keselamatan orang lain, karena soal keselamatan itu justru menjadi tugas orang lain untuk menghindarinya yang sedang berSMS.
6.    Pelaku tidak mau berhenti sejenak karena masalah waktu dan merasa komunikasinya dengan lawan komunikasinya sangat penting. Misalnya dengan pacarnya atau temannya, meskipun sebetulnya isi komunikasi itu tidak terlalu penting dan dapat ditahan beberapa saat lagi.
7.    Pelaku tidak pernah ada yang mengerti secara tegas bahwa perbuatannya itu selain tidak beretika juga membahayakan jiwa orang lain.
8.    Pelaku merasa menjadi orang yang paling sosial  saat itu sehingga tidak tega mengecewakan lawan komunikasinya.
9.    Masalah larangan bertelepon atau sms sambil mengemudi kendaraan memang sangat serius untuk diperbaiki dan dihilangkan seoptimal mungkin, karena sangat buruk dan tidak beretika serta membahayakan dirinya dan orang lain. Maka tidak heran, di beberapa negara menulis besar-besar di pinggir jalan rambu-rambu khusus tentang dilarang menggunakan telepon dan berSMS ketika sedang mengemudikan kendaraannya. Jika dilanggar maka hukumannya sangat berat.





BAB III
PEMECAHAN MASALAH

Kita sepertinya terbiasa dengan cara yang sangat lamban dalam menanggapi sebuah masalah.  Kita baru bereaksi serius setelah wabahnya sudah menyerang hingga ke akar rumput dan telah sulit dibasmi. Yang harus dilakukan menghadapi fenomena buruk dan jelek ini? Tak lain ada beberapa masukan sebagai berikut :
    Pemerintah Daerah di manapun harus bekerjasama dengan Polisi Lalulintas mensosialisasikan etika berkendara yang baik dan benar, termasuk salah satunya tidak boleh berSMS atau bertelepon jika sedang mengemudi. Kerjasama itu dalam bentuk kunjungan Polantas ke sekolah-sekolah atau memberi seminar atau pencerahan dimana biayanya ditanggung oleh Polantas dan Pemda setempat.
    Polisi lalullintas harus membuat aturan, jika ada yang berSMS sambil mengemudi maka kepada yang bersangkutan SIM nya harus dicabut.
    Tanamkan disiplin berlalulintas dari Pendidikan Usia Dini hingga Mahasiswa. Kita kuatir di kalangan mahasiswa masih ada (sekali lagi masih ada) yang tidak mengenal rambu lalulintas dengan baik dan benar secara menyeluruh.











BAB IV
PENUTUP

4.1    KESIMPULAN
Dalam berlalulintas kita dituntut lebih berhati-hati di jalan. Kehidupan berlalulintas  memang sudah menjadi hal yang lazim dikalangan masyarakat sekarang. Berbagai kecelakaan di Indonesia kerap kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai faktor diduga menjadi penyebabnya. Hal yang menjadi buah  bibir belakangan ini adalah trend berSMS sambil berkendara.
Kejadian ini belakangan ini kian mewabah dan menyebabkan permasalahan bahkan jatuhnya korban jiwa. Gejala ini kian mewabah dikalangan pengendara dan pengguna jalan. Mereka seakan tidak memperdulikan hal yang terjadi akibat perbuatan yang mereka lakukan. Awalnya kita hanya melihat beberapa pengendara saja yang punya “kelebihan” hebat ini, namun akhir-akhir ini semakin banyak pengemudi kendaraan (Motor dan Mobil) yang bisa atau mahir  berSMS sambil mengendarai kendarannya. Permasalahan ini memang perlu berbagai solusi yang serius.
4.2    SARAN
Sebagai masyarakat Indonesia yang mengerti akan peraturan, kita sebagai pengguna jalan hendaknya mampu menjaga keselamatan diri maupun keselamatan orang lain. Peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh berbagai pihak wajibnya kita memang mematuhi dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya.Untuk kedepannya masyarakat Indonesia hendaknya mampu mengkoordinasikan berbagai perintah dengan baik sehingga berbagai kecelakaan di Indonesia yang disebabkan berbagai faktor intensitasnya akan menurun bahkan tidak ada pelanggaran berlalulintas di masa yang mendatang.


DAFTAR PUSTAKA

Buku Panduan Safety Riding Kepolisian Lalu Lintas.
Undang-undang No.22 Tahun 2004 Tentang Kelalulintasan di Jalan Raya.
http://edukasi.kompasiana.com/2011/04/13/sms-sambil-berkendara-trend-baru-di-negara-kita
http://www.google.com/sms-berkendara


















SAMPEL KARYA TULIS




KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas Rahmat, Hidayah serta Inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Karya Tulis dengan Judul “Tren SMS Sambil Berkendara”. Karya Tulis ini disusun guna memenuhi tugas Bahasa Indonesia tahun pelajaran 2011/2012.
Penulis berharap Karya Tulis ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan khususnya tentang Keselamatan Berkendara di Jalan khususnya mengenai Tren SMS Sambil Berkendara.
Sebagai manusia biasa penulis memiliki keterbatasan yang melekat pada diri penulis dalam proses belajar, memahami dan menuangkan dalam penulisan Karya Tulis ini, sehingga kritik, saran dan sumbangan pemikiran sangat dinantikan. Penulis menyampaikan berjuta terima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan satu kelonggaran bagi penullis dalam rangka belajar memahami suatu realitas.
     


ABSTRAKSI

Hiruk  pikuk dunia berlalu lintas di jalan raya seakan menjadi hal yang tak asing bagi kita. Hampir tiap hari kita melakukan aktivitas di jalan. Baik pergi ke Sekolah, tempat kerja ataupun ke tempat kemana saja yang kita inginkan. Banyak permasalahan yang kita sering temui di jalan, entah itu pelanggaran lalu  lintas, kemacetan, maupun berbagai pelanggaran SIM maupun STNK. Semua itu berakibat pada satu hal yakni ketidak tertiban masyarakat dalam berlalu lintas. Dan kita pasti sepakat, bahwa hal yang paling berbahaya dari tindakan itu semua yakni kecelakaan yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Teknologi berkirim pesan singkat atau kita lebih mengenalnya dengan SMS, nampaknya menjadi masalah yang cukup serius akhir-akhir ini dalam permasalahan berlalu lintas. Kaitannya dengan kemarakan kecelakaan lalulintas yakni banyaknya pengendara atau pengguna jalan berkendara sambil berSMS an. Awalnya kita hanya melihat beberapa pengendara saja yang punya “kelebihan” hebat ini, namun akhir-akhir ini semakin banyak pengemudi kendaraan (Motor dan Mobil) yang bisa atau mahir  berSMS sambil mengendarai kendarannya. Sepertinya gaya ini sedang menjadi trend baru dari kota hingga desa di negara ini. Trend seperti ini dapat dipastikan akan terus meningkat intensitasnya dan berpeluang besar untuk terus berjatuhan korban jwa. Pelaku SMS dan Telepon sambil mengendarai motor pada umumnya adalah anak sekolah setara SMP hingga pekerja yang masih produktif. Pada usia inilah para pelaku mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi dan egoisme yang lebih mendominasi, cenderung tidak tanggap dan merespon dengan lingkungan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pihak terkait dalam mengatasi permasalahan ini. Salah satunya yakni Pemerintah Daerah di manapun harus bekerjasama dengan Polisi lalulintas mensosialisasikan etika berkendara yang baik dan benar, termasuk salah satunya tidak boleh berSMS maupun bertelepon  jika sedang mengemudi. Penyadaran masyarakat lewat sosialisasi memang tidak menjadi satu-satunya cara dalam mengatasi masalah ini. perlu berbagai cara dalam mewujudkan kondisi lalulintas yang aman bagi semua elemen masyarakat.


PORN SITE MUST BE BANNED 2

PORN SITE MUST BE BANNED

Totally, i agree with this topic. Because, many disadvantages we will get from porn site.
Here,  porn site mean that site in the internet which containing bad pictures, porn movies or videos. Porn site very easy for us to access it. Just type keyword in google, we will get it easily.
Must be banned mean, we must close, block the side that containing porn and bad contains. We need support from all aspects including government. The government must be protect his childrens, his teenagers from the bad impact to them.
Many sectors has to active action to avoid the bigger impact for teenagers. In the fact, many porn site in indonesia still running.
If we see in another sector, porn site become  the most precisious  space for influence teenagers. Such us, when they fell bored they will access it. Automaticly, it is mean all their action always influence by porn action. Porn site also support bad action, like free sex.
In politic point of view, government was protect their generation from porn site. You know news about blackberry smart phone that containing porn site?. That is one of the ways from government to protect us. But, it less efective, because not only from blackberry smart phone, we can acces the porn site from the internet. And internet not only from blackberry, we free to acces it.
In other government ways, many porn site was blocked. It also less effective. There are thousands internet user acces porn site. Belongs to elementary students until adult a day.
In economic point of view, porn site also influence economic activities. Such us, news online in the internet less visitors because visitors more interesting to the porn site. In other example, many risets announce us that many employee in the company spend their time just watching porn movies and did not doing their job well. It is mean, automaticly disturb their company.
In cultures point of view, we know that we are eastern people. We must keep the eastern culture, we must keep our attitude and always basic in religion. As the teenagers who know about eastern culture, we must can compare between the good and bad.
In social point of view, porn site also disturb our daily sociality. Its true, because when you fell wanna acces porn site, you will look for space to do that. It is mean that you can’t sociality with your relation. You will find many disadvantages. Stiil remember the case about Luna Maya, Ariel, and Cut Tary videos ?. beside they must get punishment from the police, they also get bad values from the society. It is more dangerous, when the society judges them, and give bad values to them. It is so shy for them. I am sure, that you will judges them about their action, but if you judges them, do you watching them ? . if  yes, what are you fell ? are you enjoy it ?. it is one of example from the disadvantage from porn side. Absolutely, we totally agree that porn site must be banned.
In technology point of view, internet become one of important things in global era. It is depend on you. You will use in positive side, or negative?. Thousands porn site until now still running without the sure legal or ilegal. Every one can acces it, without seeing your age, your job, or your social status. It is all depend on you. We must compare.
As the next generation for our nation, we have to know about all posibilities that we get. As the avoid, we use our time well. When you study, when you hang out with your friends. It is the most simple activities that can avoid us from bad action. Don’t forget, basic of religion is more important. We are as the students, teenagers of indonesia, totally agree with this topic. PORN SItE MUST BE BANNED. Exactly, if we can do that, our generation will safe. And make our nation better and better.
dua yaitu kecerdasan umum biasa disebut sebagai faktor-g maupun kecerdasan spesifik. Akan tetapi pada dasarnya kecerdasan dapat dipilah-pilah. Berikut ini pembagian spesifikasi kecerdasan menurut L.L. Thurstone:


  1.     Pemahaman dan kemampuan verbal
  2.     Angka dan hitungan
  3.     Kemampuan visual
  4.     Daya ingat
  5.     Penalaran
  6.     Kecepatan perseptual

Skala Wechsler yang umum dipergunakan untuk mendapatkan taraf kecerdasan membagi kecerdasan menjadi dua kelompok besar yaitu kemampuan kecerdasan verbal (VIQ) dan kemampuan kecerdasan tampilan (PIQ)

Menurut para ahli IQ - Intelligence Quotient, dapat ditingkatkan dengan latihan sederhanadan mengubah kebiasaan-kebiasaan tertentu, caranya sebagai berikut :

Latihan pernapasan dalam
Pernapasan dalam meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, juga merilekskan kita sehingga meningkatkan fungsi efektif otak. Cara melakukanya mudah, pejamkan mata dan tarik nafas lewat hidung, sehingga paru-paru dipenuhkan sampai kapasitasnya, lalu hembuskan secara perlahan.

Saat melakukan pernapasan dalam hilangkan semua pikiran yang masuk kedalam kepala anda. Coba jangan pikirkan apapun kecuali efek penenangan dan perileksan dari saraf dan tubuh. Cara ini sangat berguna dan efektif untuk menyelesaikan masalah secara kreatif.

Ketika anda selesai melakukan latihan yang hanya perlu waktu 2 sampai 4 menit ini, kemampuan anda untuk menyelesaikan masalah akan meningkat paling sedikit 80%. Pikiran akan merasa jernih dalam sekejap jika dilakukan hanya 5 kali berturut-berturut, anda juga akan lebih bisa mengkoordinasikan pemikiran sehingga menjadi lebih jelas.


Jaga postur tubuh
Postur tubu dapat menentukan seberapa baik anda berfungsi. Berdiri bungkuk dan mulut terbuka mengurangi kemampuan berpikir jernih.Untuk membuktikan hal ini, coba duduk membungkuk dengan mulut terbuka sambil menyelesaikan soal matematika didalam pikiran.Kemungkinan anda akan menemukan, anda tidak bisa menyelesaikan masalah secara cepat dan tidak bisa berfikir secara jernih.
Lakukan olahraga untuk membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Aerobik apa saja bisa memberikan hasiat ini.

Perhatikan makanan
Jangan makan segala sesuatu yang mengandung gula sederhana secara berlebihan. Semua karbohidrat sederhana, jika dimakan sejumlah banyak, secara umum membuat lelah yang bukan hanya akan membuat anda lebih lamban dalam berpikir, tapi juga membuat lamban secara fisik.

Semoga bermanfaat.
Sumber : Panitia SNMPTN 2012

Selasa, 10 Januari 2012

Like This

This is One of my Activities..
join in student organization at RSMKBI 1 Kudus